Polres Manggarai Bantah Kelangkaan BBM Sistematis, Tegaskan Tak Ada Pembiaran Praktik Ilegal
MANGGARAI, PIJARFLORES – Polres Manggarai membantah adanya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi secara sistematis di wilayahnya. Pihak Kepolisian menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan menindak tegas praktik penjualan ilegal atau penimbunan BBM.
Polres Manggarai melalui Kanit Tipidter Ipda Idus Pagu menampik tuduhan masyarakat yang menyebut adanya unsur pembiaran oleh oknum anggota di lapangan terkait maraknya penjualan BBM eceran dengan harga tinggi.
“Tuduhan pembiaran itu tidak benar. Kami telah menerima laporan dan segera melakukan pengecekan internal,” ujar Ipda Idus kepada media ini, Kamis (27/11/2025).
Ipda Idus menjelaskan, jajarannya rutin melakukan patroli di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan area sekitar untuk memantau situasi bersama beberapa Unit lain dalam Satuan Reskrim Polres Manggarai.
“Anggota kami di lapangan sedang menjalankan tugas patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bukan membiarkan pelanggaran,” tegasnya.
Terkait adanya perbedaan keterangan harga yang signifikan antara laporan masyarakat dan temuan petugas, Idus menyatakan hal tersebut akan didalami lebih lanjut.
“Informasi di lapangan melaporkan harga eceran yang diamati adalah Rp 25.000,00, sampai Rp 50.000,00. Kami akan memanggil semua pihak terkait untuk dimintai keterangan lebih rinci,” jelas Fridus.
Pihaknya dalam hal ini Polres Manggarai, mengimbau masyarakat untuk tidak hanya berasumsi atau melayangkan opini.
Warga diminta melapor secara resmi ke pihak berwajib jika menemukan bukti kuat adanya penimbunan BBM.
(Riky)






