Jalan Ruteng-Reo Amblas di Rawuk, Dinas PUPR Manggarai dan PPK 3.3 Kasatker Mulai Penimbunan Darurat

Ruteng, Pijarflores.net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai bersama PPK 3.3 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) wilayah Manggarai, melakukan pemantauan langsung terhadap kerusakan badan jalan di kawasan Rawuk, Senin (9/3/2026).
Selain tinjauan teknis, personel Polres Manggarai juga disiagakan di lokasi untuk mengatur lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, Jon Bosco, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan PPK 3.3 Kasatker untuk merespons bencana tersebut.
“Tadi kami bersama Kasatker meninjau langsung lokasi bencana. Saat ini, satu unit alat berat sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat,” ujar Jon Bosco, (9/3).
Ia menjelaskan, badan jalan yang patah akibat pergeseran tanah tersebut akan ditimbun menggunakan material agregat sebagai langkah awal agar akses transportasi kembali normal. Proses pengerjaan ini dimulai sejak pukul 11.00 WITA dan terpantau berjalan lancar.
Diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (8/3/2026) siang memicu bencana alam di ruas jalan Ruteng-Reo, tepatnya di wilayah Rawuk. Akibatnya, terjadi pergeseran tanah yang menyebabkan badan jalan pecah dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
PPK 3.3 Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nur Indah Indriani, menyebutkan bahwa langkah pengamanan awal telah dilakukan sejak Minggu sore dengan memasang garis polisi dan tali pembatas.
“Kami masih mendiskusikan desain penanganan permanen dengan tim perencana. Untuk saat ini, fokus kami adalah penimbunan dengan agregat agar lalu lintas tetap berjalan,” jelas Nur Indah.
Meski jalur Ruteng-Reo saat ini sudah bisa dilewati, para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi titik kerusakan tersebut mengingat kondisi angin dan hujan yang masih tinggi.
(RH)







