MELALUI KESULITAN MENUJU BINTANG

Oleh: Edi Danggur

PIJARFLORES – Dalam bidang pendidikan, seorang siswa berusaha menjadi juara kelas. Untuk itu ia harus mengembangkan kemampuan terbaiknya untuk mengungguli yang lain demi meraih tujuan akademik tertinggi itu.

Seorang karyawan di perusahaan akan berusaha mengembangkan kemampuan dan kedisiplinan tinggi demi mencapai tujuan karier yang tinggi.

Singkatnya, dalam kehidupan pribadi, setiap orang berusaha mengembangkan kemampuan terbaik mereka agar tujuan tertinggi yang mereka ingin raih, akan tercapai.

Memang tidak mudah. Ibarat, hanya ada satu pintu masuk yang sempit. Semua orang berjejal masuk melalui pintu masuk yang sempit itu. Hanya seorang saja yang bisa masuk melalui pintu yang sempit itu.

Sebab banyak orang ingin meraih posisi puncak itu. Maka untuk bisa meraih posisi puncak itu, semua cara, bisa halus bahkan kasar, yang satu berusaha menyingkirkan yang lain.

Persis sama dengan arti yang terkandung dalam frasa ini: “per aspera ad astra”. Artinya, hanya melalui kesulitan, kita bisa menuju bintang. Sebab hanya dengan perjuangan yang penuh ketekunan, kita bisa mencapai tujuan mulia kita.

Apa arti esensial, pesan moral dan implementasi dari frasa “per aspera ad astra” tersebut?

Kesulitan Sebagai Bagian Perjuangan

Dalam frasa “per aspera ad astra”, ada kata “aspera” dan kata “astra”. Aspera berarti kesulitan atau rintangan. Sedangkan astra berarti bintang, yang melambangkan kesuksesan dalam meraih sebuah impian besar.

Dengan demikian, untuk mencapai tujuan yang mulia dan tinggi (diibaratkan sebagai bintang di langit), seseorang harus melalui jalan yang penuh kesulitan dan tantangan. Frasa ini menekankan bahwa perjuangan dan ketekunan sangat penting dalam mencapai kesuksesan atau impian besar.

Paling tidak, ada tiga pesan utama dari frasa “per aspera ad astra” ini.

Pertama, perjuangan adalah bagian dari kesuksesan. Kesulitan dan tantangan adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan menuju kesuksesan.

Kedua, ketekunan dan ketabahan. Dengan ketekunan dan ketabahan, seseorang dapat mengatasi kesulitan dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Ketiga, tujuan yang tinggi. Frasa ini juga menekankan pentingnya memiliki tujuan yang tinggi dan mulia, serta berusaha keras untuk mencapainya.

Secara keseluruhan, frasa “per aspera ad astra” merupakan pengingat bahwa kesuksesan sering kali memerlukan perjuangan dan dedikasi yang kuat.

Pesan moral utama

Frasa “per aspera ad astra” memberikan pesan moral utama bahwa untuk mencapai tujuan yang mulia dan tinggi, seseorang harus melalui perjuangan dan kesulitan dengan penuh ketekunan dan ketabahan.

Itu berarti bahwa kesuksesan tidak datang dengan mudah, tetapi dapat dicapai melalui usaha keras dan dedikasi yang kuat.

Pesan moral ini dapat diimplementasikan dalam beberapa cara:

Pertama, perlu sikap positif dalam menghadapi kesulitan. Artinya, kita harus menerima kesulitan sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan dan menghadapinya dengan sikap positif.

Kedua, berusaha keras dan tekun. Kita harus menginvestasikan waktu dan usaha yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Kita kadangkala harus mengorbankan sebagian kesenangan kita.

Ketiga, mengembangkan ketabahan dan ketahanan. Membangun kemampuan untuk menghadapi kesulitan dan tantangan dengan sabar dan tabah.

Keempat, menetapkan tujuan yang tinggi. Kata Soekarno: Gantungkan cita-citamu setinggi langit, bukan setinggi langit-langit. Memiliki tujuan yang tinggi dan mulia, serta berusaha keras untuk mencapainya.

Dengan memahami dan mengimplementasikan pesan moral ini, seseorang dapat meningkatkan kemampuan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan mengembangkan karakter yang kuat dan tangguh.

Cara Mengimplementasikan Perjuangan

Implementasi dari frasa “per aspera ad astra” dapat dilakukan dalam beberapa cara.

Pertama, mengembangkan mindset yang positif. Kesulitan tidak dianggap sebagai sesuatu yang negatif dan harus dihindari. Tetapi kesulitan diterima dan dihadapi sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan dan menghadapinya dengan sikap positif.

Kedua, menetapkan tujuan yang jelas dan spesifik. Mengejar dan berusaha menangkap dua atau tiga ekor ayam pada waktu bersamaan adalah mustahil. Memiliki tujuan yang jelas dan spesifik dapat membantu meningkatkan motivasi dan fokus dalam mencapai tujuan.

Ketiga, membuat rencana aksi yang konkret. Membuat rencana aksi yang konkret, secara efektif dapat membantu meningkatkan kemampuan untuk mencapai tujuan.

Keempat, mengembangkan ketabahan dan ketahanan. Membangun kemampuan untuk menghadapi kesulitan dan tantangan dengan sabar dan tabah. Jangan cepat menyerah.

Kelima, mengambil tindakan yang konsisten. Mengambil tindakan yang konsisten dan berkelanjutan dapat membantu meningkatkan kemampuan untuk mencapai tujuan.

Kelima cara tersebut dapat diimplementasikan di berbagai bidang atau konteks: pendidikan, karier di perusahaan, prestasi di bidang olahraga baik amatir maupun profesional, maupun dalam detail perjuangan pribadi kita.

Dengan memahami dan mengimplementasikan frasa ini, seseorang dapat meningkatkan kemampuan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan mengembangkan karakter yang kuat dan tangguh.

Penulis adalah seorang advokat, yang tinggal di Jakarta.