Gotong Royong Pemdes Umung, TNI-Polri, dan Warga Berhasil Buka Kembali Jalur Ruteng–Iteng

Lokasi longsor yang sudah diperbaiki di jalan Ruteng-Iteng (ist).

MANGGARAI, Pijarflores.net – Pemerintah Desa Umung, Kapolsek Iteng, Anggota Koramil Satar Mese, dan masyarakat bergerak cepat menangani material longsor yang menutup ruas jalan Ruteng–Iteng. Bencana akibat hujan lebat tersebut terjadi tepat di dekat Jembatan Wae Mantar II, Desa Umung, Kecamatan Satarmese.

Longsoran tanah dan bebatuan sempat menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, akses transportasi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat lumpuh total.

Merespons situasi tersebut, Pemdes Umung, Kapolsek Satar Mese, Babinsa, dan warga setempat langsung membersihkan lokasi longsor.

Menggunakan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu membersihkan material agar jalur vital tersebut dapat segera terbuka kembali.

Camat Satarmese, Yohanes Paulus Jenahat, menegaskan bahwa jalur Ruteng–Iteng merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat. Oleh karena itu, evakuasi material longsor harus dilakukan secepat mungkin.

“Puji Tuhan, berkat kerja sama semua pihak, jalur yang terdampak longsor sudah ditangani dan saat ini sudah bisa dilalui kendaraan,” ujar Camat Yohanes.

Ia menambahkan, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai untuk penanganan lebih lanjut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan BPBD. Rencananya besok alat berat akan diturunkan ke lokasi untuk pembersihan lanjutan,” jelasnya.

Meskipun lalu lintas sudah kembali normal, pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada. Curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Manggarai masih berpotensi memicu longsor susulan.

Tim PF