Wartawan EP Diduga Lakukan Upaya Pemerasan Sebelum Rekaman di Viralkan di Media Lokal

RUTENG, PIJARFLORES – Seorang wartawan diduga telah melakukan upaya pemerasan kepada Bupati Manggarai, Hery Nabit.

Disampaikan Bupati Manggarai ke media ini, bahwa rekaman antara Herman Ngana dan Gregorius Abdimun, terjadi pada bulan Juli 2025.

Namun rekaman itu belum diedarkan kemana-mana, pada bulan Agustus dan September Bupati Hery mengakui bahwa seorang wartawan yang berinisial FP atau EP, telah menghubunginya dan memberi tahu ada rekaman tersebut.

“Rekaman Pembicaraan ini dibuat bulan Juli 2025 pada saat keduanya Sius Abdimun dan Herman Ngana berkomunikasi. Direkam dan belum diedarkan ke mana-mana pada saat itu”.

“Tapi pada Bulan Agustus dan September yang lalu saya dihubungi oleh salah satu oknum jurnalis di Manggarai, mengatakan bahwa ada rekaman pembicaraan yang menyebut bahwa saya juga pernah menyerahkan uang kepada Jaksa terkait kasus bawang merah,” kata Bupati Hery, pada Jumat (14/11/2025).

Lebih lanjut kata Bupati Hery, Wartawan tersebut minta ketemu dengan alasan bahwa semua masih bisa dibicarakan supaya rekaman ini tidak beredar.

“Saya tidak peduli dan tidak mau ketemu dengan oknum wartawan ini karena beberapa alasan,” tutur Bupati Hery.

Ada pun beberapa alasan menurut Bupati Hery, yaitu pertama dirinya tidak terlibat dalam kasus pengadaan bawang merah, karena bukan PPK, bukan pula Pengguna Anggaran.

“Saya tidak pernah menyerahkan uang untuk menghentikan kasus bawang merah ini karena tidak terkait dengan kasus itu,” tegasnya.

Ia merasa cara komunikasi yang dibangun oknum wartawan ini sudah mengarah kepada pemerasan karena dalam salah satu WA-nya mengatakan bahwa “semua masih bisa dibicarakan”.

“Saya pernah mendengar informasi bahwa wartawan ini sudah sering meminta-minta uang kepada beberapa pihak, terakhir kali pada tahun lalu malah pernah bermasalah dengan salah satu BUMN karena melakukan permintaan uang dalam jumlah besar,” kata Bupati Hery.

Bupati Hery juga mengatakan bahwa tidak mau membantu karena Oknum Wartawan ini juga sering meminta uang kepadanya untuk keperluan pribadinya.

“Wartawan ini juga beberapa tahun lalu pernah menggunakan fotonya bersama redaktur salah satu media online ternama untuk meminta uang kepada saya,” tutup Bupati Hery.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (14/11/2025), EP mengakui telah berkomunikasi dengan Bupati Manggarai, Hery Nabit.

Betul ite sebelum berita rekaman pak Gregorius Abdimun dan om Herman Ngana, pernah minta ketemu bupati Manggarai Hery Nabit?? Pertanyaan media ini.

“Oleh kae daku,,,,Nia ite ase ketemu dlu,,,,,waktu itu saya TDK bisa wa pak bupati kae,,,,saya wa kae Gusty untuk bisa wawancara dia kae daku…..” balas EP ke media ini.

“Karena saya wa centang satu waktu itu kae daku,,,,,”.

Selanjutnya, EP juga ditanyakan saat dirinya meminta uang makan siang ke Bupati Hery, dan saat itu ia mengaku bersama seorang pimpinan dari salah media lokal ternama.

“Terus ase pernah dgn salah satu pimpinan dr Floresa minta uang makan siang dgn Bupati??”

“Dan ite mengirim foto sedang dgn pimpinan dr floresa saat itu”.

EP membalas:

Oleh kae ,,,,,cala pecat aku danong le floresa Ho GTA kae,,,,,,

Nia ite ta kae ,,,,cumang ta

Upaya konfirmasi ke Floresa.co

Sementara seorang wartawan Floresa.co yang bernama Jonal, juga dikonfirmasi oleh media ini, terkait foto yang pernah dikirim EP kepada Bupati Hery.

Sy mau kofirmasi apakah benar yg di foto berikut bersama pak Engkos Pahing adalah pimpinan di Flores?

Ia membalas, Apa itu flores?? (14/11)

Selanjutnya media ini kembali menanyakan, Sy mau konfirmasi, apakah di foto itu salah satu pimpinan Floresa??

Jonal malah meminta untuk menghubungi salah satu editor di Floresa yang bernama Ano.

Apakah ibu yg bersama pak Engkos Pahing di foto itu benar pimpinan di Floresa??

Ano meminta untuk mengecek timnya di website Floresa. Ano memastikan bahwa yang di foto itu tidak ada dalam tim mereka.

“Kalau cek di sini, wajah yang di foto itu tidak ada,” balas Ano (14/11).

Untuk diketahui Engkos Pahing saat menghubungi Bupati Hery, mengaku bahwa sedang bersama seorang Editor media Floresa.

Berikut isi chat EP ke Bupati Manggarai:

Tabe gula kk, Kk cumang ite ase tong ta kk, bantu kudu jumik leso tong ta kk, ase toe manga seng ga, taman Editor media Floresa.co di Ruteng, kemaren dia datang dari Jakarta..👏

(RIKY)