Wabup Manggarai Buka Musrenbang RKPD 2027 di Reok Barat, Dorong Sektor Unggulan dan Desa Ramah Anak
Reok Barat, Pijarflores.net – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Reok Barat, Jumat (13/02/2026). Acara yang berlangsung di Reok Barat ini dirangkaikan dengan Pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak.
Mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Sektor Unggulan”, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan visi pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Reok Barat atas partisipasi aktifnya dalam pembangunan, serta berterima kasih kepada seluruh perangkat daerah atas dedikasi mereka.
Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Wakil Bupati mengingatkan para perangkat desa agar tetap menjaga semangat kerja dan disiplin. Ia menekankan agar penggunaan dana dilakukan secara maksimal, transparan, dan akuntabel.
“Koordinasi lintas perangkat daerah adalah kunci keberhasilan program pembangunan. Diskusi dan rumusan dalam Musrenbang ini akan menjadi dokumen resmi. Jika masih ada usulan yang belum terakomodasi, masyarakat dapat menyampaikannya melalui wakil rakyat dari daerah pemilihan Reok Barat,” tegas Wakil Bupati.
Fabianus juga menyoroti potensi besar sektor pertanian di Reok Barat. Ia berharap sektor ini mampu menjadi lokomotif utama dalam meningkatkan daya saing daerah serta menjawab tantangan ekonomi di masa depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Kesbangpol, Kasat Pol PP, serta Sekretaris Dinas PPO. Kehadiran para pimpinan OPD ini bertujuan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat dan memberikan solusi atas kendala di lapangan.
Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun daerah. “Mari kita bangun Manggarai bersama-sama. Kita semua lahir dari rahim yang sama, yakni Manggarai,” ucapnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pembukaan secara simbolis, menandai dimulainya perumusan kebijakan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.
(Tim)






