Panen Raya Green Skills Project: Petani Muda Manggarai Sukses Kembangkan Pertanian Cerdas Iklim

Manggarai, Pijarflores.net – Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Yayasan Plan International Indonesia, Plan International Hongkong, dan Rhythm Foundation menggelar Panen Raya Green Skills Project di Podor, Desa Timbu, Kecamatan Cibal Barat, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Petani Muda untuk Pengembangan Praktik Pertanian Cerdas Iklim di Manggarai, Indonesia” ini menjadi bukti nyata keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Petrus Calestinus Masangkat, S.Sos., jajaran pimpinan OPD, perwakilan lembaga donor, camat, kepala desa, serta kelompok tani muda setempat.
Dukungan Pemerintah Daerah
Membacakan sambutan Bupati Manggarai, Asisten II Petrus Calestinus Masangkat menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan program ini. Pemerintah daerah menilai proyek ini sukses membekali generasi muda dengan keterampilan hijau (green skills) untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.
Simbol Keberhasilan: Panen raya bukan sekadar hasil produksi, melainkan bukti adaptasi teknologi ramah lingkungan oleh pemuda.
Peluang Pasar: Sektor hortikultura organik Manggarai didorong untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan kawasan wisata premium Labuan Bajo.
Visi ke depan: Pembangunan pertanian Manggarai wajib menerapkan pendekatan adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Capaian Green Skills Project
Program Director Plan International Indonesia, Ida Ngurah, memaparkan capaian konkret dari program pemberdayaan ini:
Saran Kelompok: Melibatkan 209 petani muda yang terbagi dalam 11 kelompok tani.
Wilayah Dampingan: Mencakup enam desa di Kabupaten Manggarai.
Fokus Pelatihan: Hortikultura, manajemen irigasi, penggunaan pupuk organik, kewirausahaan, dan ketahanan ekonomi.
Inspirasi Keterampilan dan Ketahanan Komunitas
Perwakilan Rhythm Foundation, Syahirah Jhan, mengaku terinspirasi oleh daya juang para petani muda Manggarai dalam menghadapi cuaca ekstrem dan keterbatasan akses pasar.
Menurutnya, proyek ini berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, kepemimpinan, dan semangat gotong royong di tingkat komunitas.
Kegiatan ditutup dengan panen raya hortikultura secara simbolis di Desa Timbu. Komoditas yang dipanen meliputi tomat, bunga kol, kol, berbagai jenis cabai, kacang-kacangan, dan mentimun sebagai bentuk syukur atas keberhasilan para petani muda.
Tim PF







