PDI Perjuangan Manggarai Panaskan Mesin Partai, Hery Nabit Ajak Kader Responsif Terhadap Keluhan Warga

Pengurus DPC PDI Perjuangan Kab. Manggarai saat memulai kegiatan Musancab di aula Efata Ruteng.
RUTENG, Pijarflores.net – PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sekaligus Pendidikan Politik bagi Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Manggarai di Aula Efata, Ruteng, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini diawali dengan pelantikan 132 kader yang akan mengisi struktur kepengurusan PAC di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Organisasi, Andreas Hugo Pareira; Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takadewa; Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD NTT sekaligus Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit; serta Ketua DPC PDI Perjuangan Manggarai, Paulus Peo.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takadewa, memberikan apresiasi tinggi kepada Herybertus Nabit.
Ia menilai Hery sebagai sosok pemimpin muda yang berhasil menjadi lokomotif pembangunan di Manggarai selama dua periode kepemimpinannya.
“Tidak salah jika hari ini bendera PDI Perjuangan berkibar hingga ke tingkat desa. Ini adalah hasil kerja keras seluruh pengurus hingga tingkat ranting. Untuk menjaga kejayaan ini, kader harus peka terhadap isu di masyarakat. Jangan hanya duduk di kantor, sentuhlah akar rumput,” tegas Yunus.
Ia juga menyoroti peran strategis Srikandi (kader perempuan) partai, mengingat jumlah pemilih perempuan saat ini melampaui pemilih laki-laki. Yunus pun mengingatkan kader untuk tetap solid dan waspada terhadap sebaran informasi hoaks.
Senada dengan itu, Andreas Hugo Pareira menekankan bahwa menjadi pengurus partai bukan sekadar formalitas memakai seragam merah, melainkan memiliki tanggung jawab ideologis yang mendasar.
Di tengah situasi global dan nasional yang menantangseperti kenaikan harga kebutuhan pokok, kelangkaan BBM, hingga masalah sosial lainnya kader dituntut hadir sebagai solutor.
“Tugas kita adalah menyuarakan kegelisahan masyarakat ke tingkat atas. Manggarai punya keistimewaan karena Bupati dan Ketua DPRD berasal dari PDI Perjuangan. Gunakan struktur yang kuat ini untuk membantu rakyat mengurus administrasi, BPJS, hingga bantuan sosial,” ujar Andreas.

Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus Nabit mengajak para kader yang baru dilantik untuk segera membuktikan kinerja nyata. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah dan sejarah besar partai.
Mari kita satukan tekad membangun daerah ini meski di tengah berbagai keterbatasan. Kita harus mulai bersiap dari sekarang menuju Pileg 2029,” kata Hery.
Ia berpesan agar kader menjadi jembatan (mediator) yang efektif antara masyarakat dan pemerintah.
“Tugas utama Bapak dan Ibu adalah merespons cepat situasi di lapangan. Meskipun penanganannya butuh waktu, kehadiran kader di tengah masyarakat akan memberi nilai positif. Saya selalu terbuka untuk menemui kelompok masyarakat yang aspirasinya difasilitasi oleh pengurus partai,” tutupnya.
Kegiatan ini dipandu oleh Klementinus Rahmad Pedu Sakri wakil ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Bidang Kaderisasi.

Riky