PLN dan Pemprov NTT Perkuat Sinergi Percepat Pengembangan PLTP Flores

Foto: Ist

Kupang, Pijarflores.net – PT PLN (Persero) terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong transisi energi nasional melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Komitmen ini dipertegas melalui audiensi bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna membahas percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Pulau Flores pada Rabu (11/3).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Direktur EBT PT PLN (Persero) Suroso Isnandar. Audiensi ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi geothermal sebagai tulang punggung sistem energi yang lebih bersih.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plh. Sekretaris Daerah NTT Flori Rita Wuisan, Kepala Dinas ESDM NTT Rosye Maria Hedwine, serta jajaran pimpinan PLN yakni EVP Panas Bumi John Y. S. Rembet, GM PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto, dan GM PLN UIW NTT F. Eko Sulistiyono.

Direktur EBT PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan bahwa PLN secara intensif merangkul berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, demi kelancaran proyek di Flores.

Terdapat dua fokus utama yang tengah dijalankan: penataan kembali sumur panas bumi eksisting serta penguatan infrastruktur pengamanan.

“Kunjungan ini memastikan pembangunan PLTP berjalan optimal melalui penguatan sinergi dengan Pemprov NTT dan seluruh elemen masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami mempercepat transisi energi menuju bauran yang lebih ramah lingkungan,” tegas Suroso.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan apresiasi atas komitmen PLN. Menurutnya, potensi geothermal NTT yang melimpah bukan sekadar penguat ketahanan energi, melainkan motor penggerak ekonomi berkelanjutan.

“Pengembangan geothermal harus dibangun di atas kolaborasi semua pihak. Kita harus memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari kehadiran proyek ini,” ujar pria yang akrab disapa Melki tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya dialog berkelanjutan dan penerapan teknologi terbaik guna menjaga aspek lingkungan di Flores.

Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyatakan kesiapannya untuk mempererat kolaborasi teknis di lapangan.

“Pulau Flores adalah aset strategis energi bersih Indonesia. Dengan sinergi yang kuat antara PLN, pemerintah, dan dukungan masyarakat, kami optimistis pengembangan geothermal akan memberikan dampak positif bagi ketahanan energi nasional sekaligus kesejahteraan masyarakat NTT,” pungkas Rizki.

(Tim)